​​​​​Partai Nasdem Gelar Pendidikan Politik di Desa Nagrog, Kuatkan Pemilih Cerdas Menjelang Pemilu​CICALENGKA – Partai Nasdem terusmenggenjot program pendidikan politik bagi masyarakat. Hari ini, Senin (22/09/2025), giliran warga Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, yang mendapatkan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya partisipasi dalas demokrasi.


​Partai Nasdem Gelar Pendidikan Politik di Desa Nagrog, Kuatkan Pemilih Cerdas Menjelang Pemilu
​CICALENGKA – Partai Nasdem terus
 menggenjot program pendidikan politik bagi masyarakat. Hari ini, Senin (22/09/2025), giliran warga Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, yang mendapatkan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya partisipasi dalas demokrasi.

​Acara yang dipusatkan di balai desa ini dihadiri puluhan warga dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu-ibu. Dalam sambutannya, perwakilan Partai Nasdem menjelaskan bahwa pendidikan politik adalah fondasi utama untuk menciptakan pemilih yang cerdas dan kritis. "Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi objek dalam politik, tetapi juga subjek yang aktif dan memahami hak serta kewajibannya," ujar salah seorang pengurus DPC Partai Nasdem Kabupaten Bandung.

​Acara ini mencakup beberapa sesi, termasuk pemaparan mengenai sistem pemilu, peran legislatif dan eksekutif, serta pentingnya menolak politik uang. Para peserta diajak berdiskusi interaktif untuk menyampaikan pertanyaan dan aspirasi mereka secara langsung. Salah satu peserta, Bapak Iwan, mengapresiasi kegiatan ini. "Banyak hal baru yang kami pahami. Kami jadi tahu betapa pentingnya memilih pemimpin yang benar-benar peduli pada rakyat, bukan hanya karena diberi uang," katanya.

​Membangun Kesadaran Politik dari Akar Rumput
​Kegiatan pendidikan politik seperti yang digelar Partai Nasdem di Cicalengka ini bukanlah hal baru. Hampir semua partai politik di Indonesia secara rutin melakukannya, terutama menjelang tahun-tahun politik. Tujuannya beragam, mulai dari meningkatkan partisipasi pemilih, mengurangi angka golput, hingga meminimalisir praktik-praktik curang seperti politik uang yang merusak integritas demokrasi.

​Pendidikan politik ini juga menjadi wadah bagi partai untuk memperkenalkan visi dan misi mereka kepada masyarakat secara langsung. Dengan pendekatan dari pintu ke pintu atau melalui pertemuan skala kecil di desa-desa, partai dapat membangun kedekatan emosional dan kepercayaan dengan calon pemilih. 

Ini adalah cara yang efektif untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya peran mereka dalam menentukan arah pembangunan bangsa.
​Pakar politik dari Universitas Pasundan, Dr. Asep Setiadi, menyatakan bahwa pendidikan politik di tingkat akar rumput sangat krusial. "Saat ini, masyarakat lebih mudah terpengaruh oleh isu-isu sesaat.

 Pendidikan politik yang baik bisa menjadi benteng agar mereka tidak salah dalam mengambil keputusan," jelasnya. Ia menambahkan bahwa semua partai memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi yang objektif, bukan hanya sekadar kampanye atau janji-janji politik kosong.

​Dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran politik masyarakat akan semakin meningkat. Partisipasi aktif dan pemahaman yang mendalam tentang politik akan menjadi kunci untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik, di mana para pemimpin dipilih berdasarkan kapabilitas dan integritas, bukan sekadar popularitas atau kekuatan finansial.

Editor:Tony Rosaman 

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama