BANDUNG – Peristiwa kebakaran hebat kembali melanda kawasan pusat perdagangan di Kota Bandung. Dua buah
kios di Pasar Caringin, Jalan Soekarno-Hatta, ludes dilahap si jago merah pada Minggu (26/04/2026). Selain kerugian materiil, peristiwa ini mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar serius.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat muncul dari salah satu kios sekitar pukul 15.30 WIB. Embusan angin yang cukup kencang disertai banyaknya material mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat merambat ke bangunan di sebelahnya.
"Tiba-tiba asap hitam pekat membumbung tinggi, lalu api langsung membesar. Warga dan pedagang sempat mencoba memadamkan dengan alat seadanya, tapi api terlalu cepat menyebar," ujar salah seorang pedagang di lokasi.
Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung segera menerjunkan beberapa unit mobil pemadam ke lokasi untuk melokalisir api agar tidak merembet ke blok pasar lainnya. Petugas sempat mengalami kendala akibat banyaknya warga yang berkerumun di sekitar lokasi untuk melihat kejadian tersebut.
Satu Korban Luka Bakar
Dalam insiden ini, seorang pria yang diduga merupakan pemilik salah satu kios menjadi korban. Korban dilaporkan mengalami luka bakar saat berupaya menyelamatkan barang berharga miliknya dari kepungan api. Petugas medis yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Ada satu korban luka bakar, sudah langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. Fokus kami tadi adalah pemadaman total dan pendinginan agar tidak ada titik api baru," ungkap petugas di lapangan.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga berita ini diturunkan, api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian dan tim Inafis. Dugaan sementara, api dipicu oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting) dari salah satu kios, namun kepastiannya masih menunggu hasil olah TKP.
Area di sekitar dua kios yang terbakar kini telah dipasangi garis polisi. Kerugian ekonomi akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pihak pengelola pasar menghimbau para pedagang lainnya untuk tetap waspada dan selalu memeriksa instalasi listrik di kios masing-masing guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Editor :Tony Rosaman