Banjaran Berduka, 6 Warga Terseret Arus Sungai Citepus; 1 Tewas dan 1 Masih Hilang

Banjaran Berduka, 6 Warga Terseret Arus Sungai Citepus; 1 Tewas dan 1 Masih Hilang
​BANJARAN, KABUPATEN BANDUNG – Suasana duka menyelimuti Desa Banjaran pada Rabu sore (15/04/2026). Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung mengakibatkan aliran Sungai Citepus meluap drastis, menyebabkan enam orang warga terseret arus yang sangat deras.

​Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan melaporkan bahwa dari total enam korban, empat orang berhasil diselamatkan, satu orang ditemukan meninggal dunia, dan satu orang lainnya masih dalam proses pencarian.
​Kronologi Kejadian
​Menurut keterangan saksi mata di lokasi, peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, debit air Sungai Citepus meningkat secara tiba-tiba akibat kiriman air dari wilayah hulu. Keenam korban diduga sedang beraktivitas di sekitar bantaran sungai sebelum akhirnya terhempas oleh air bah yang datang mendadak.

​"Air datang sangat cepat dan berwarna cokelat pekat. Mereka tidak sempat menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi," ujar salah satu warga setempat.
​Data Korban
​Berikut adalah rincian terkini mengenai kondisi para korban:
​Selamat (4 Orang): Berhasil dievakuasi oleh warga sekitar dan petugas sesaat setelah kejadian. Beberapa mengalami luka ringan dan trauma, kini tengah mendapatkan perawatan medis.

​Meninggal Dunia (1 Orang): Ditemukan beberapa ratus meter dari titik awal kejadian dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah telah dibawa ke puskesmas terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut.

​Hilang (1 Orang): Masih dalam tahap pencarian intensif oleh petugas.
​Upaya Pencarian dan Evakuasi
​Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bandung, Basarnas, TNI/Polri, serta relawan lokal telah dikerahkan ke lokasi. Petugas menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan alat penerangan manual, mengingat kondisi cuaca yang masih gerimis dan hari yang mulai gelap.

​Hambatan di Lapangan:
​Arus sungai yang masih terpantau kuat.
​Banyaknya tumpukan material sampah dan kayu yang terbawa arus.
​Minimnya visibilitas di area pinggiran sungai.

​Himbauan Pemerintah Setempat
​Pemerintah Desa Banjaran dan pihak kepolisian menghimbau seluruh warga agar tetap waspada dan menjauhi area bantaran sungai untuk sementara waktu.

​"Kami meminta masyarakat tetap tenang namun waspada. Cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Fokus kami saat ini adalah menemukan satu korban yang masih hilang sebelum arus semakin membahayakan tim penyelamat," tegas perwakilan BPBD di lokasi kejadian.

Editor :Tony Rosaman

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama