​​Pantau Tata Kelola Desa, Anggota DPRD Jabar Serap Aspirasi Warga Panyadap


​Pantau Tata Kelola Desa, Anggota DPRD Jabar Serap Aspirasi Warga Panyadap
​BANDUNG, 12 April 2026 – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Hj. Nia Purnakania, S.H., M.Kn., melaksanakan agenda kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, pada Minggu (12/04).
​Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan fungsi pengawasan legislatif berjalan optimal, sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi terkait layanan publik maupun pembangunan di wilayah mereka.

​Evaluasi Kebijakan dan Layanan Publik
​Dalam sambutannya, Hj. Nia Purnakania menekankan bahwa pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan bukan sekadar rutinitas formal, melainkan upaya memastikan kebijakan pemerintah provinsi benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke tingkat desa.
​"Kehadiran kami di sini untuk memotret langsung kondisi di lapangan. Apakah program jaring pengaman sosial, infrastruktur, hingga pelayanan administrasi sudah berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran," ujar legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
​Aspirasi Warga: Dari Infrastruktur hingga Sosial

​Selama sesi dialog, warga Desa Panyadap menyampaikan sejumlah poin penting, di antaranya:
​Perbaikan Infrastruktur Desa: Usulan mengenai peningkatan kualitas jalan lingkungan dan drainase untuk mengantisipasi banjir lokal.

​Akses Pendidikan dan Kesehatan: Harapan warga agar mekanisme rujukan kesehatan (BPJS) lebih dipermudah serta penambahan fasilitas pendidikan tingkat menengah.

​Pemberdayaan Ekonomi UMKM: Warga meminta dukungan modal dan pelatihan bagi pelaku usaha mikro pasca-dinamika ekonomi tahun 2025.
​Komitmen Tindak Lanjut
​Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hj. Nia Purnakania berkomitmen untuk membawa aspirasi warga Panyadap ke meja pembahasan di Gedung DPRD Jawa Barat. Ia juga mendorong Pemerintah Desa untuk terus memperbarui data kependudukan agar bantuan pemerintah tidak salah sasaran.

​"Hasil dari pengawasan hari ini akan menjadi catatan penting dalam rapat kerja kami dengan mitra pemerintah daerah. Kami ingin memastikan anggaran tahun 2026 ini benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat," pungkasnya.

​Kegiatan yang berlangsung tertib ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta perwakilan pemuda desa setempat.

Editor :Tony Rosaman

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama