Proyek Pengerasan Hotmix Jalan Desa di Kp. Nenggeng Diduga Asal-Asalan, Warga Soroti Ketebalan Aspal
BANDUNG, JurnalDesa.com – Pelaksanaan proyek pengerasan jalan desa menggunakan lapisan hotmix di Kampung Nenggeng, RW 07, Desa Sukarame, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menuai sorotan tajam dari warga setempat. Proyek yang dikerjakan dan rampung pada Sabtu (23/05/2026) ini diduga dikerjakan asalasalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi anggaran yang dikucurkan.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, proyek infrastruktur jalan ini didanai oleh Dana Desa (DD) dengan total anggaran mencapai Rp 85.651.400. Proyek dengan volume 113 (meter) ini digarap langsung oleh Tim Pelaksana Kegiatan Desa (TPKD) Sukarame.
Keluhan Warga: "Masa Tipis Begitu, Nggak Bakal Lama"
Meski jalanan kini tampak hitam terhampar hotmix, sejumlah warga yang melintas mengaku kecewa dengan kualitas pengerjaan. Mereka menilai ketebalan lapisan hotmix yang digelar sangat tipis dan dikhawatirkan tidak akan bertahan lama, terlebih saat memasuki musim penghujan atau dilalui kendaraan berat.
"Kami bersyukur ada pembangunan, tapi kalau kualitasnya begini ya kecewa. Masa tipis banget begitu gelaran hotmix-nya? Kelihatan kasat mata kok. Kalau tipis begini pengerjaannya, dipastikan enggak bakal lama juga sudah hancur lagi," ujar salah seorang warga Kp. Nenggeng yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (23/05).
Warga menilai, dengan anggaran yang menembus angka Rp 85 juta untuk volume tersebut, seharusnya kualitas hotmix bisa lebih tebal dan kokoh. Mereka menduga ada indikasi pengurangan volume ketebalan material demi meraup keuntungan sepihak oleh oknum pelaksana.
Rincian Data Proyek Jalan Kp. Nenggeng
Editor: Tony Rosaman