Kejahatan Jalanan Ancam Warga Bandung, Wali Kota Perkuat Sinergi Keamanan Kota
BANDUNG – Maraknya aksi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir memicu respons cepat dari Pemerintah Kota Bandung. Menanggapi situasi tersebut, Wali Kota Bandung menegaskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat sinergi keamanan lintas sektoral demi mengembalikan rasa aman bagi warga.
Pernyataan ini disampaikan langsung dalam rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) yang digelar di Balai Kota Bandung pada Senin, 4 Mei 2026.
Respons Terhadap Keresahan Publik
Laporan mengenai aksi begal, pencurian dengan kekerasan, hingga vandalisme di titik-titik rawan seperti kawasan tamansari dan jalur lingkar selatan telah menjadi sorotan di media sosial. Warga mulai menyuarakan kekhawatiran mereka untuk beraktivitas, terutama pada malam hari.
"Kami mendengar dan merasakan kekhawatiran warga. Bandung harus tetap menjadi kota yang ramah dan aman bagi siapa saja. Oleh karena itu, mulai malam ini, intensitas pengawasan dan patroli akan ditingkatkan secara signifikan," ujar Wali Kota.
Langkah Strategis Penguatan Keamanan
Pemerintah Kota Bandung telah menyusun rencana aksi yang melibatkan berbagai pihak, di antaranya:
Patroli Gabungan Skala Besar: Melibatkan personel Polrestabes Bandung, Kodim 0618/BS, dan Satpol PP untuk menyisir wilayah rawan kriminalitas pada jam-jam krusial.
Optimalisasi Bandung Command Center: Pemanfaatan teknologi CCTV di seluruh sudut kota akan dimaksimalkan untuk memantau pergerakan mencurigakan secara real-time.
Program "Bandung Terang": Percepatan perbaikan dan penambahan lampu penerangan jalan umum (PJU) di gang-gang pemukiman dan jalan protokol yang masih minim cahaya.
Aktivasi Poskamling Modern: Mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan dengan dukungan koordinasi dari aparat kewilayahan (Camat dan Lurah).
Imbauan kepada Masyarakat
Selain penguatan dari sisi aparat, Wali Kota juga meminta masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Ia mengimbau warga agar memanfaatkan aplikasi layanan darurat jika melihat atau mengalami tindakan kriminal.
"Sinergi ini tidak akan maksimal tanpa peran aktif masyarakat. Jika melihat hal yang mencurigakan, segera lapor. Jangan main hakim sendiri, biarkan hukum yang bekerja," tegasnya.
Editor :Tony Rosaman