Kemeriahan Wayang Golek Putra Giri Harja 3 di Alun-Alun Cicalengka: Hiburan Rakyat, Syukuran Khitanan, dan Dongkrak UMKM
CICALENGKA, KABUPATEN BANDUNG — Alun-Alun Cicalengka berubah menjadi lautan manusia pada Selasa malam (02/06/2026). Ribuan warga antusias menghadiri pagelaran Wayang Golek yang diselenggarakan oleh keluarga Mamah Alim dari Kampung Rancamidi, Desa Cikuya. Acara besar ini digelar dalam rangka tasyakuran walimatul khitanan putra tercinta.
Tak tanggung-tanggung, pihak keluarga menghadirkan dalang kondang Dadan Sunandar Sunarya dari Putra Giri Harja 3. Suasana semakin pecah dan meriah berkat kehadiran komedian legendaris Jawa Barat, Ade Batak dan Ohang, yang sukses mengocok perut penonton lewat banyolan-banyolan segar mereka di tengah pagelaran.
Dihadiri Jajaran Unsur Pentahelix dan Forkopimcam
Acara yang terbuka untuk umum ini mendapat apresiasi besar dari pemerintah setempat. Kemegahan panggung di Alun-Alun Cicalengka ini turut dihadiri dan dikawal langsung oleh jajaran pimpinan Kecamatan Cicalengka, di antaranya:
Bapak Camat Cicalengka
Bapak Kapolsek Cicalengka
Bapak Danramil Cicalengka
Bapak Kepala Desa Cikuya (serta jajaran kepala desa sekecamatan)
Kehadiran para tokoh ini tidak hanya untuk memberikan selamat kepada keluarga Mamah Alim, tetapi juga untuk memastikan bahwa acara hiburan rakyat skala besar ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Mengangkat Perekonomian Warga Lewat UMKM
Selain menjadi sarana hiburan budaya yang mempererat tali silaturahmi antarwarga, pagelaran wayang golek ini membawa berkah tersendiri bagi sektor ekonomi lokal.
Sejak sore hari, area sekitar Alun-Alun Cicalengka sudah dipadati oleh ratusan pedagang kaki lima dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Mulai dari kuliner tradisional, mainan anak-anak, hingga kerajinan tangan laku keras diserbu pengunjung yang datang dari berbagai pelosok Kabupaten Bandung.
"Kami sangat bersyukur. Acara khitanan ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi keluarga Mamah Alim, tapi juga menghidupkan kembali roda ekonomi para pedagang kecil di Cicalengka. Alun-alun penuh, dagangan pun laris manis," ujar salah seorang warga yang ikut berjualan.
Pagelaran seni wayang golek ini membuktikan bahwa pelestarian budaya sunda kuno masih melekat kuat di hati masyarakat Cicalengka, sekaligus menjadi bukti nyata bagaimana sebuah hawatan (pesta rakyat) mampu memberikan dampak positif yang luas bagi kebahagiaan masyarakat dan kesejahteraan
Editor :Tony Rosaman