KABUPATEN BANDUNG – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bandung Raya sejak Sabtu malam mengakibatkan sejumlah titik di

KABUPATEN BANDUNG – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bandung Raya sejak Sabtu malam mengakibatkan sejumlah titik di
 Kabupaten Bandung kembali terendam banjir pada minggu pagi (12/04/2026). Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Kecamatan Dayeuhkolot, di mana akses jalan utama lumpuh total.

​Lumpuhnya Jalur Utama Dayeuhkolot
​Hingga pukul 08.00 WIB, Jalan Raya Dayeuhkolot yang menghubungkan Ciparay-Baleendah menuju Kota Bandung tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Luapan Sungai Citarum menyebabkan ketinggian air di badan jalan mencapai 40 cm hingga 80 cm.

​Sejumlah pengendara yang memaksa melintas terpaksa harus memutar balik atau menggunakan jasa delman dan perahu kayu milik warga setempat. Jalur alternatif via Bojongsoang pun terpantau mengalami kepadatan luar biasa akibat pengalihan arus lalu lintas.

​Titik Terdampak dan Ketinggian Air
​Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Bandung, banjir tidak hanya merendam jalan raya, tetapi juga ribuan pemukiman warga. Berikut adalah wilayah terdampak signifikan:
​Kecamatan Dayeuhkolot: Pemukiman di Kampung Bojong Asih dan sekitarnya terendam dengan ketinggian air mencapai 1,2 meter.

​Kecamatan Baleendah: Wilayah Andir dan sekitarnya masih menjadi langganan luapan air dengan ketinggian rata-rata 50–100 cm.
​Kecamatan Bojongsoang: Kawasan Cijagra mengalami genangan yang menghambat mobilitas warga menuju jalur utama.

​Evakuasi dan Posko Pengungsian
​Petugas gabungan dari BPBD, TNI/Polri, dan relawan telah disiagakan di lokasi untuk membantu evakuasi warga, terutama lansia dan anak-anak. Gedung-gedung publik seperti Gedung Ormas dan beberapa masjid di dataran tinggi kini mulai dipadati pengungsi.

​"Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan susulan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Bagi pengendara, harap menghindari jalur Dayeuhkolot dan mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan total," ujar perwakilan BPBD di lokasi.

​Upaya Penanganan
​Meskipun infrastruktur seperti Kolam Retensi Cieunteung dan Terowongan Nanjung sudah beroperasi maksimal, debit air yang sangat besar dari anak-anak sungai Citarum membuat genangan tetap bertahan di titik-titik cekungan.

 Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan pompa air untuk mempercepat surutnya genangan di area jalan raya agar mobilitas warga dapat kembali normal.

Editor :Tony Rosaman

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama