SUMEDANG — Sebuah insiden hebat melanda ruas Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) pada Jumat
(05/06/2026) siang. Satu unit truk tangki milik Pertamina yang mengangkut 24.000 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) dilaporkan meledak dan terbakar hebat di Kilometer (Km) 18, wilayah Sumedang, Jawa Barat.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.45 WIB ini sempat memicu kepanikan luar biasa bagi para pengguna jalan. Asap hitam pekat membubung tinggi ke angkasa dan dapat terlihat dari jarak beberapa kilometer.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi awal dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumedang, truk tangki tersebut sedang melaju dari arah Bandung menuju arah Majalengka. Sesampainya di lokasi kejadian, truk diduga mengalami kendala teknis pada sistem pengereman yang memicu percikan api.
"Saksi mata melihat adanya percikan api di bagian roda belakang truk. Pengemudi sempat berupaya menepikan kendaraan ke bahu jalan, namun api dengan cepat membesar dan menyambar tangki penyimpanan BBM hingga memicu ledakan kuat," ujar Kasat Lantas Polres Sumedang saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Seketika, kobaran api langsung melahap seluruh badan truk tangki berkapasitas puluhan ribu liter tersebut.
Evakuasi dan Penanganan Kebakaran
Pihak pengelola Tol Cisumdawu bersama kepolisian langsung bergerak cepat menutup total jalur yang mengarah ke lokasi kejadian demi keselamatan publik. Sebanyak 5 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kabupaten Sumedang dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.
Petugas pemadam kebakaran harus menggunakan cairan foam khusus (busa pemadam api) mengingat material yang terbakar adalah cairan BBM cair yang sangat mudah menyala. Setelah hampir dua jam berjuang, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.30 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Kondisi Korban dan Dampak Lalu Lintas
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden mengerikan ini. Sopir dan kenek truk tangki dilaporkan berhasil keluar dari kabin kemudi sesaat sebelum ledakan pertama terjadi. Keduanya hanya mengalami luka ringan akibat syok dan telah dievakuasi ke faskes terdekat.
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di Tol Cisumdawu sempat mengalami kemacetan panjang hingga mencapai 4 kilometer. Polisi terpaksa melakukan pengalihan arus kendaraan keluar melalui Gerbang Tol (GT) terdekat untuk mengurai penumpukan.
Hingga sore ini, bangkai truk tangki yang hangus terbakar masih dalam proses evakuasi menggunakan kendaraan derek besar. Pihak Pertamina bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) kabarnya akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kegagalan teknis armada tersebut.
Editor: Tony Rosaman